Thursday, December 27, 2012

Ini yang Dikatakan Gus Dur Saat Grup Bagito Menghinanya

Dalil Soheh - Di awal pemerintahan Gus Dur, Grup Pelawak Bagito pernah mengejek fisik Gus Dur di dalam sebuah tayangan di stasiun Televisi. Kontan saja, salah satu warga Nahdliyin merasa keberatan dan melakukan protes ke stasiun TV yang bersangkutan.

Keesokan harinya, Bagito malah diundang ke Istana oleh Gus Dur. Bercampur rasa takut dan bersalah, mereka menghadap Gus Dur yang saat itu baru beberapa minggu menjadi Presiden.

Ini yang Dikatakan Gus Dur Saat Grup Bagito Menghinanya - Dalil Soheh
Ini yang Dikatakan Gus Dur Saat Grup Bagito Menghinanya - Dalil Soheh


Ini yang Dikatakan Gus Dur Saat Grup Bagito Menghinanya

Dalam perbincangan itu, Gus Dur bukannya menegur dan memarahi mereka. Melainkan menasehati Bagito untuk terus memberikan kritik kepada pemerintah. Gus Dur juga berpesan, jika tidak ada kritik kepada pemerintah, Demokrasi akan mati.

Ini yang Dikatakan Gus Dur Saat Grup Bagito Menghinanya - Dalil Soheh
Ini yang Dikatakan Gus Dur Saat Grup Bagito Menghinanya - Dalil Soheh


Ini yang Dikatakan Gus Dur Saat Grup Bagito Menghinanya



Ini yang Dikatakan Gus Dur Saat Grup Bagito Menghinanya - Dalil Soheh
Ini yang Dikatakan Gus Dur Saat Grup Bagito Menghinanya - Dalil Soheh


Ini yang Dikatakan Gus Dur Saat Grup Bagito Menghinanya

Di akhir pertemuan itu, Miing, salah satu anggota Bagito bertanya pada Gus Dur, bolehkah mereka tetap melawak di stasiun televisi?

Dalil Soheh

Saat itu Gus Dur menjawab, "Jangan tanya pada saya, tapi tanyalah kepada pemilik stasiun tv itu. Namun jika kalian ditolak, tolong hubungi saya".

****

Setelah puluhan tahun berlalu, kejadian hampir serupa berulang kembali. Sasarannya bukan lagi Gus Dur, melainkan para kyai NU yang maqomnya sangat dihormati oleh kalangan Nahdliyin.

Apa yang dilakukan para kyai itu ? Bagi orang di luar Nahdliyin pasti heran. Para kyai itu malah dengan terbuka memafkan para pelaku.

Hal ini tentu saja beda dengan teman-teman di sebelah ketika peristiwa yang sama terjadi pada mereka, mungkin akan mengkondisikan "umatnya" untuk turun ke jalan ataupun menempuh jalur hukum.

Namun seandainya para kyai NU itu menghendaki, ratusan ribu GP Anshor dan Banser seluruh Indonesia akan bilang kepada para kyai, Sami'na Wa Atho'na/ saya dengar dan akan saya laksanakan.

Disinilah yang membedakannya. Akhlak para kyai itu dipelajari turun temurun dari guru ke murid terus berkesinambungan sampai sanadnya ketemu dengan Rosulullah. [Dalil Soheh]

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/12/ini-yang-dikatakan-gus-dur-saat-grup-bagito-menghinanya.html

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Dalil Soheh sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Dalil Soheh. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Dalil Soheh dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock