Sunday, June 13, 2010

Bubarkan Saja GNPF, Biar Tidak Mengaduh Sampai Gaduh!

Dalil Soheh - Selama ini masyarakat melihat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) selalu menempelkan nama Majelis Ulama Indonesia (MUI). Namun bila ditilik nama pengurus GNPF-nya, ternyata bukanlah pengurus MUI yang sedang menjabat. Masalahnya adalah kepentingan siapa yang menunggangi dan siapa ditunggangi? Siapa yang memanfaatkan dan siapa yang dimanfaatkan?

Berpikir ke depan, sebaiknya MUI minta secara resmi agar GNPF membubarkan diri. Kepolisian negara dapat mengawal permintaan MUI ini. Paling tidak, pembubaran dapat diagendakan setelah Pilgub DKI usai. Tidak ada alasan bagi MUI yang membiarkan GNPF hidup terus-menerus. Apalagi dibuat permanen.

MUI harus berani tegas dengan pembubaran ini. Bila dibiarkan, mereka akan terus bawa-bawa nama MUI untuk kepentingan dan agendanya sendiri. Tarikan kepentingan yang dalam jangka panjang dapat menyulitkan MUI sendiri di lain waktu.

Bubarkan Saja GNPF, Biar Tidak Mengaduh Sampai Gaduh! - Dalil Soheh
Bubarkan Saja GNPF, Biar Tidak Mengaduh Sampai Gaduh! - Dalil Soheh


Bubarkan Saja GNPF, Biar Tidak Mengaduh Sampai Gaduh!



Bubarkan Saja GNPF, Biar Tidak Mengaduh Sampai Gaduh! - Dalil Soheh
Bubarkan Saja GNPF, Biar Tidak Mengaduh Sampai Gaduh! - Dalil Soheh


Bubarkan Saja GNPF, Biar Tidak Mengaduh Sampai Gaduh!

Bukan tidak mungkin, GNPF bisa tumbuh menjadi anak nakal yang sulit dikendalikan oleh MUI sendiri. Apalagi GNPF sampai tumbuh dan berkembang menjadi sel-sel perlawanan yang suka membuat gaduh kerukunan antar umat beragama sampai mengaduh-aduh.

Dalil Soheh

MUI juga harus tegas tidak libatkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang anti Pancasila untuk ikut dalam setiap rapat dan kegiatan yang MUI adakan. Kehadiran mereka adalah citra buruk bagi MUI. Bila hal itu dibiarkan, akan membuat kecewa:

a). Ormas pendukung berdirinya MUI (NU, Muhammadiyah, dll),

b). Penyelenggara Negara, seperti Pemerintah, MPR, DPR, MK, dll,

c). Elemen masyarakat pendukung PBNU (Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, & UUD 1945) seperti Parpol, Ormas, dll.

Semua ini dimaksudkan untuk mengembalikan bangsa dan negara dalam keseimbangan hemeostasis. Terajut dan harmoni kembali setelah Gaduh Ahok. Tidak perlu terus berkembang menjadi gerakan massa aksi, apalagi sampai menjadi faktor yang dapat men-destabilisasi keamanan nasional. Bhinneka dalam keharmonisan kita damba. [Dalil Soheh/ hsg]

Dari : http://www.dutaislam.com/2017/02/bubarkan-saja-gnpf-biar-tidak-mengaduh-sampai-gaduh.html

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Dalil Soheh sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Dalil Soheh. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Dalil Soheh dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock